12 Jam Keliling Kuala Lumpur

14 February 2012 § 36 Comments

06.00 AM : KL Central Train Station, Kuala Lumpur

Setelah 6 jam perjalanan dengan kereta KTM dari Singapura, dengan muka kucel tapi hati sumringah, kami (saya @gardjoew, ricky @gamayoga, dan rengga @kegazawa) sampai di Kuala Lumpur (KL) “sesuai rencana”. Kenapa harus ada tanda petik? Alasannya ada di postingan saya tentang perlunya perencanaan traveling.

Walau ngantuk karena susah tidur, kami tetap niat seharian ini bakalan muter-muter KL! Ngantuk ini adalah akibat kedinginan di kereta (katrok). Tapi memang dingin sih, di luar juga gitu. Jadi, KL itu ternyata cukup sejuk, gak kayak Singapura yang panasnya sebanding dengan Surabaya!… So, cuci muka bentar lalu cao! Gak pakek mandi!

Untungnya di KL ini transportasi mudah. Mirip dengan Singapura yang memiliki layanan kereta cepat dalam kota, macam MRT dan LRT, KL juga punya, dan ditambah lagi mereka punya Monorail. Kira-kira kapan Jakarta atau Surabaya punya beginian ya? Berdoa sajalah!

Tips dari kami,… untuk masalah transportasi di KL jangan pernah mengandalkan taksi. Di KL taksinya gak pake argo! Katrok banget kan? Iya, tapi memang begitulah… dan mereka akan memasang harga tinggi bagi wisatawan. Kalau mau naik harus tau kisaran harga normal dan pandai-pandai menawar! Jadi, pakailah LRT saja,.. hehehe

Hampir semua objek wisata di KL bisa dijangkau dengan LRT (kereta). Tapi bagi traveller macam kami yang tak tahu arah akan lebih bijaksana untuk menggunakan jasa Bus Wisata. Bus wisata di KL yang kami naiki adalah Hop-on Hop-off City Tour. Tiketnya seharga 38 Ringgit untuk turis asing dan 19 Ringgit untuk warga Malaysia. Di Malaysia memang berlaku tiket untuk semua wahana wisata sebesar dua kali lipat bagi turis asing. Dua kali lipat harga untuk turis asing! Catet! Untuk menghindari dua kali lipat harga inilah kami mencoba mempraktikkan bahasa melayu ke penjual tiket, tapi berakhir dengan kegagalan karena dia selalu minta ID card… hahaha, ketahuan bohongnya nih!

Hop-on Hop-off City Tour

Cukup mahal, 38 ringgit untuk biaya transportasi bila dibanding naik LRT. Bila kami naik LRT, 10 Ringgit saja bisa puas muter-muter KL. Tapi meski mahal, sepertinya kami patut bersyukur karena harapan untuk keliling KL bisa sukses! Beberapa tempat yang berhasil kami kunjungi selama di KL adalah Twin Tower (Petronas Tower), KLCC mall, KL Tower, Bukit Bintang dan Petaling Street (China Town).

09.00 AM : Twin Tower / Petronas Tower

Twin Tower

Letaknya ada di pusat kota KL. Gedung ini sangat mencolok karena paling tinggi diantara gedung-gedung disebelahnya, sehingga sangat mudah ditemukan. Twin Tower ini adalah objek wisata wajib kunjung bagi traveller yang mampir ke KL. Karena ini adalah icon-nya KL. Kalau kamu belum mengambil foto di depan Twin Tower maka kamu belum bisa dibilang pernah ke KL. Oleh karena itulah Twin Tower ini tak pernah sepi dikunjungi wisatawan.

Di Twin Tower ada fasilitas bagi pengunjung untuk naik ke atas gedung pencakar langit ini dan juga ke jembatan penyebrangan di antara kedua gedung dengan membayar 50 Ringgit (lagi-lagi ini adalah harga dua kali lipat). Mahal ya,… hehehe. Selain mahal, ada syarat tambahannya, yaitu kita harus berpakaian rapi, bersepatu, harus dateng pagi-pagi karena jumlah pengunjung dibatasi dengan sistem tiket “siapa cepat dia dapat”, dan jangan datang di hari Senin karena Senin tutup. Hehehe….

10.00 AM : KLCC Mall
Satu dari sekian banyak mall di KL. Letaknya tepat di lantai dasar Twin Tower. Suasananya tidak banyak berbeda dengan mall-mall di Indonesia, bedanya adalah kita bisa menemui banyak pengunjung cewek yang memakai “hot-pants” dan “tank-top”, ini mirip-mirip dengan mall di Singapura. Kalau di Indonesia yang semacam ini hanya bisa kita jumpai di Batam. Hehehe

01.00 PM : KL Tower

KL Tower

KL Tower merupakan menara pusat pemancar informasi Malaysia. Merupakan salah satu menara informasi tertinggi di dunia. Letaknya tak jauh dari Twin Tower, kalau dari jauh akan terlihat dua bangunan tinggi ini saling bersebelahan.
Kami sebenarnya tertarik untuk naik ke atas karena untuk naik ke atas tak perlu “syarat-syarat khusus” seperti pada Twin Tower, tapi masalah utamanya tetap saja pada biaya. Jadi kami harus puas dengan berfoto di depannya saja! :(

Bukit Bintang Road

02.00 PM : Bukit Bintang
Pernah ke Orchad Road-nya Singapura? Nah, Bukit Bintang ini adalah Orchad versi KL. Dikelilingi oleh pusat-pusat perbelanjaan mewah, restoran kelas atas, trotoar pejalan kaki yang lebar, dan kerumunan anak muda “melek” fashion. Begitulah kira-kira gambaran dari Bukit Bintang. Makanya kalau mau kesitu dan hanya berpakaian ala kadarnya, kamu akan berasa jadi orang udik seudik-udiknya, hahaha.

Bukit Bintang, Kuala Lumpur, Malaysia

Petaling Street (KL China Town)

04.00 PM : Petaling Street
Mau cari oleh-oleh yang murah meriah? Petaling street adalah jawabannya. Oleh-oleh murah dan khas dari KL seperti baju, gantungan kunci serta bermacam-macam cendera mata ada disini. Soal harga, bisa dijamin lebih murah daripada semua tempat di KL.

Sebenarnya masih banyak lagi tempat wisata yang bisa dikunjungi, tapi sayang sekali kami tak bisa berlama-lama disini, karena salah satu personil kami mengalami gagal menahan gejolaknya sehinga harus mencari Tandas (baca: toilet). Pencarian toilet ternyata tak semudah yang dibayangkan… susah banget nyari toilet. Setelah pencarian panjang, akhirnya kami dapat menemukan tandas di dalem stasiun LRT! Hahaha… Karena sudah terlanjur di dalem stasiun, ya akhirnya petualangan keliling KL disudahi sampai disitu, :(

06.00 PM : KL Central Train Station

Ada satu penyesalan saya dengan singkatnya waktu keliling KL ini yang hanya menggunakan waktu pagi sampai sore hari. Penyesalan itu adalah tak dapat melakoni wisata goyang lidah alias wisata kuliner! Tau sendiri kan, wisata semacam ini cocoknya untuk malam hari. Walaupun begitu, yang penting sudah ada bukti otentik berupa foto di depan Twin Tower, cukuplah sudah, 12 jam mengalilingi KL. :P

About these ads

Tagged: , , , , , , ,

§ 36 Responses to 12 Jam Keliling Kuala Lumpur

  • rengga geni says:

    Mangstab Pakdhe…
    Tandas emank mengganggu sekali y…
    sesuatu yg ga penting tapi penting,,,”tandas”

    Ohya, klo mall yg seksi2 ada d Taman Anggrek Jkt jg om…

    Kata Sekeretaris ane, seru menikmati wahana d Genting Highland, sayang sekali kita melewatkannya y

  • gardjoew says:

    Thanks masbro,
    seperti kata pepatah, “sekali merengkuh tandas, dua tiga stasiun terlampaui!”

    Ohh,…. Taman Anggrek JKT ya… patut dikunjungi…

    Kita emang gak beruntung waktu ke Genting kemarin… cuaca sangat tidak mendukung :D

  • arisma says:

    Gawe ngiri wae awakmu iki. Iyo, eman gak onok kuliner’e. Hehe…

  • ~Amela~ says:

    wuiih,, kapan ya saya bisa ke sana?
    aku juga pingin jalan2 ke luar negeri niih

  • gardjoew says:

    gak pake duit,.. -____-”
    ke Tokyo aja yuk Put? :P

  • astri says:

    kalo dari Malaysia ke Singapore nya naik bus juga? tarif nya brpa RM ya?

    • gardjoew says:

      Hai Astri,
      kemarina awal Desember, saya baru dari KL lagi, tarif bus dari KL (Terminal Bersepadu Selatan) ke Johor (termilan Larkin) adalah 31 RM. Setelah itu nyebrang ke Singapore (Woodsland) pake bus bayar 2 RM saja. Kalau yang langsung ke Singapore, seingatku sih sekitar 35 – 38 RM.

  • mantapp…thanks for sharing
    ijin share yaaa

  • zefri says:

    pleasure ok pak, mau tanya kalo naik hop on hope city off tour apakah berhenti di setiap tempat wisata yang dilewati pak, thx jawabannya

  • mau nanya.. hop-on hop-off bus itu kita bisa turun di bus stop mana saja atau harus ngikutin sampe kelar ya pak? karna lihat postingan bapak slesainya sampe jam 6 sedangkan pesawat kami jam 6.

    thx

    • gardjoew says:

      Mbak Silvia,
      Bisa mbak, kita bisa turun dimana saja, dan naik bus mana saja (bisa ganti-ganti bus). Untuk sekali keliling semua objek wisata di KL tidaklah membutuhkan waktu seharian. Kita bisa atur sendiri berapa lama kita berhenti. Bus-bus ini hanya seperti shuttle bus yang mengantarkan kita ke lokasi-lokasi wisata di KL. Untuk posisi pemberhentian busnya, ada di map perjalanan bus ini: http://www.myhoponhopoff.com/images/mapbig.png

  • T. Hermawan says:

    Mas Mau tanya nih untuk Hop on Hop off itu disetiap pemberhentian busnya berhenti berapa lama dan untuk bus selanjutnya setiap berapa lama sekali? saya mau berangkat awal januari’13. untuk menunggu bus selanjutnya intervalnya berapa lama sekali mas. terima kasih ya.

    • gardjoew says:

      Mas Hermawan,
      Kalau tidak salah busnya berhenti antara 10-15 menit. Dan tiap 30 menit sekali ada yang melintas. Ini setaun yang lalu lo mas, barangkali sekarang udah tambah banyak armadanya, :)

  • apik says:

    mau tanya bro, pakaian rapi ke twin tower itu kalo pake celana pendek bersepatu bolehkah? thx.

    • gardjoew says:

      Masbro, twin tower ini sebenernya buat perkantoran, makanya harus pake pakaian rapi buat masuk, yah katakanlah kita lagi jadi visitor dsitu. Kalau celana pendek? saya yakin gak bisa deh… :)

  • Fujie says:

    mas, nanyak dong…
    kalau saya dari bandara di KL, itu bisa langsung nemu hop on hop off gak?
    terus kalau gak ada, ada alternatif bus lain yang murah gak :)
    sama satu lagi, tau gak penginapan dekat situ yang murah meriah muntah :D
    matorsuwon…
    Maaf, saya belum pernah ke KL, jadi saya gak tau apa2 hehehe…

    • gardjoew says:

      Hop On Hop Off ini gak nyampe bandara mas/mbak? yang bener mana nih? :D
      Karena Hop On Hop Off ini hanya bis wisata, jadi dia hanya berhenti di spot-spot pariwisata saja. Karena saya sendiri terus terang belum pernah ke bandaranya KL, saya cuma bisa kasih saran yang saya dapet dari teman :)
      Dari bandara KL (KLIA), ada 3 cara untuk ke kota.
      1. Dengan KLIA transit/express. Ini adalah layanan kereta yang terintegrasi dengan bandara. Kereta ini menuju KL Central Train Station. Dari situ bisa menggunakan MRT untuk ke tempat-tempat tujuan wisata KL, nanti pasti ketemu Hop On Hop Offnya, :)
      2. Dengan Bus Bandara, semacam damri gitu lah.
      3. Dengan taksi… ini biasanya dihindari oleh backpacker, karena harganya paling mahal, hahaha :D

      Maaf kalau sarannya kurang detail, semoga dapat membantu :)

  • Edi Sadyatomo says:

    Salam kenal mas, saya Edi, ada rencana ke KL & Melaka, bagusnya tuker duit dari Rupiah ke Ringgit bagusnya di Indonesia atau di Malaysia, bagus mana ya mas? Mhn pencerahannya.

    • gardjoew says:

      Salam kenal juga Mas Edi,
      Menurut pengalaman saya, akan lebih baik untuk menukar uang rupiah (IDR) anda ke ringgit (RM) di Indonesia. Selain masalah perbadingan kurs rupiah yang lebih rendah bila ditukar di KL dibanding ditukar di Indonesia, alasan ribet kalau bawa uang rupiah terlalu banyak juga jadi sebab. :)
      Tukarlah uang IDR dengan RM secukupnya di Indonesia. Untuk keperluan pembayaran hotel akan lebih baik bila menggunakan kartu kredit/debet kan?
      Ohya, biasanya saya lebih memilih membawa singapore dollar (SGD) atau dollar amerika (USD), karena kursnya paling stabil bila ditukar dengan mata uang lokal negara tujuan. :)

  • daneil tjutan says:

    salam kenal mas, saya daneil, .mau nanya nih kalo mau ke bukit bintang naik transportasi apa ya? dan brp harga nya?

    • gardjoew says:

      Salam kenal juga mas Daniel,
      Sebelumnya saya harus nanya mas mau ke Bukit Bintang dari arah mana? :D
      Kalau mas Daniel cuman sendiri atau berdua lebih murah pakai MRT, tapi kau berempat ada baiknya pertimbangkan naik taksi. Dengan syarat mas Daniel bisa nawar tuh taksi, karena taksi di KL gak pakai argo…. hehehe

  • Siau Bun says:

    mau nanya kalo naik kereta KTM dari Singapura ke KL atau sebaliknya kena biaya berapa ya?

    • gardjoew says:

      Biaya “sama” tapi beda mata uang. Misal kamu dari Singapore ke KL dengan ticket seharga 34 SGD (gerbong kelas 3 – ekonomi), nah dari KL ke Singapore kena 34 RM. Hampir separo harga dari Singapore ke KL kan? Itulah kenapa harga “sama” tapi cuma beda mata uang,.. hehehe.

  • septy says:

    salam kenal mas, saya septy…saya mo nanya kaya pertanyaan nya mas daniel ni. klo dari bandara ke arah bukit bintang enaknya naik apa ya? saya nyampe malam hari sekitar jam 9 malam, apa bus bandara masih ada jam segitu?satu lagi mas, bus Hop on-Hop off tu 1 putaran kira2 brp lama ya mas? thanks alot

    • gardjoew says:

      Salam kenal juga Septy, :)
      jam 9 belum terlalu malem sih, masih ada Bus/MRT kok. Tapi kalau kamu rombongan, pertimbangkan naik taksi, :)
      Hop-on hop-off ini berhenti di tiap tempat wisata sekitar 10-15 menit. Seingatku dia berhenti di 15 atau 20 tempat wisata gitu, jadi lama waktunya bisa kamu kalikan deh itu tadi, :) Tapi misalkan kamu ketinggalan busnya, tinggal tunggu aja bus dibelakangnya

  • tan mei yen says:

    Kalau pergi sama orang yang lumpuh apa kursi rod bisa untuk jalan2 di sepanjang bukit bintang

    • gardjoew says:

      Bisa, bukit bintang ini rapi banget, trotoar lebar dan infrastukturnya lengkap, hampir mirip dengan orchad roadnya singapore, jadi jangan kawatir dengan kursi roda, :)

  • Reni says:

    Mas mau tanya nih, klo mau nyari souvenir KL yg meriah muntah ada dimana nih??? Btw si hop on hop off city tournya ngelewatin tu daerah gk mas?

    Thnx sebelumnya mas…

  • rosnah sulaeman says:

    mhn info dong hotel yang murah di bukit tinggi .aku berencana ke KL (enam org) oktober mendatang…dan cara pemesanannya..

    • gardjoew says:

      Hi Rosnah, aku sendiri belum pernah ke bukit tinggi jadi mungkin baiknya kamu langsung cek saja di agoda.com untuk hotel terdekat dari bukit tinggi dan sekalian booking disitu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading 12 Jam Keliling Kuala Lumpur at Gardjoew Poenya.

meta

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,548 other followers

%d bloggers like this: