Aberdeen FC vs Inverness FC

Yule Ferguson

aberdeen-beachBagaimana rasanya mengayuh sepeda di tepi pantai saat musim panas menjelang gugur di Skotlandia? Awalnya ini yang jadi tujuan kami, tapi kelihatannya harus menyerah pada faktor U (umur) dan pendeknya nafas karena kebiasaan duduk lama di kantor tanpa olahraga rutin. ‘Eh ada toko merchandise Aberdeen FC, mampir dulu apa kita?’. Halah bilang aja capek dan pingin rehat!

Aberdeen FC, tim kebanggaan warga kota tempat kami bermukim saat ini menempati peringkat 2 divisi utama di Skotlandia tahun lalu (2015-2016). Tim ini bermarkas di Pittodrie Stadium, tepat di pinggir pantai Aberdeen yang menghadap ke Laut Utara. Pojok timur stadion ini digunakan sebagai toko merchandise klub, mulai dari yang sepele macam gelas berlogo klub sampai jersey musim terbaru, dengan harga diskon sampai harga yang mahalnya gak sekolah. Bersebelahan dengan toko ini juga terdapat pusat penjualan tiket pertandingan.

Karena awalnya cuma pingin rehat berkedok beli jersey bola, kami memang kurang antusias dengan barang-barang di toko ini. Terus terang yang dilihat pertama kali adalah harga dan sudah pasti cuma nge-cek aja, barangkali-barangkali aja ada yang diskon 99%. Maklum mahasiswa ber-budget mepet. Sampai akhirnya keberuntungan berpihak dengan munculnya diskon pada sweater merah marun yang gak perlu mikir panjang lagi untuk langsung di sikat! 5 pounds saja, gak perlu di kurs-in juga udah ketahuan kalau sweater keren gini gak mungkin jadi harga segitu kalau bukan karena diskonan. Lumayan, modis… MOdal DISkon!

Masih soal diskon, tiket pertandingan hari ini juga ternyata di diskon. Hanya berbekal kartu sakti dari universitas alias kartu mahasisnya, tiket yang biasanya seharga hampir 30 pounds itu hanya jadi 5 pounds saja. batal sudah ke pantai, ganti agenda nonton bola!

Rupanya keberuntungan anak sholeh (ngakunya aja) belum berhenti disitu…

Mungkin ini gara-gara kami foto-foto di pintu masuk stadion sambil make sweater baru (diskonan) dari toko merchandise Aberdeen FC. Foto profile picture lah, wallpaper lah, buat nge-path lah, groufie, selfie, pose tegang, pose lucu, dan apalah namanya itu, hahaha. Norak lah pokoknya… tapi berkat kenorakan itu, atau mungkin karena kasian kali ya, ada bapak-bapak official klub yang menghampiri dan menawarkan untuk melanjutkan foto narsis kami ke dalam ruangan-ruangan milik klub di Pittodrie Stadium, dipandu dia dan gratisan! Wahh, ini kesempatan jangan ditolak!

Pintu-pintu yang di jaga ketat oleh petugas berjas rapi itu kami lewati dengan tenang dengan bantuan bapak tadi. Mulai dari ruang koleksi piala kemenangan klub, koridor-koridor berisi foto-foto kejayaan klub saat final European Cup dan Super Cup tahun 1983 sampai ruang makan para undangan penting dan petinggi klub. “Is there any photo of Alex Ferguson sir?” tanya salah seorang teman saya, yang sebenarnya saya gak paham apa hubbungan Alex Ferguson dengan Aberdeen FC. Tapi si bapaknya bilang, “sure, here it is“. Sebuah pernyataan yang dilanjutkan dengan dipersilahkannya kami foto-foto di ruangan yang didedikasikan khusus untuk Sir Alex Ferguson. Belakangan saya baru paham kalau Ferguson memang pernah menjadi pelatih di klub ini sekaligus membawa Aberdeen FC pada sukses terbesarnya sepanjang sejarah berdirinya club dengan menjuarai European Cup Winners’ Cup (saat ini dikenal dengan UEFA cup) dan European Super Cup. Aberdeen FC menjadi club tersukses di Skotlandia kala itu.

Dan akhirnya, “Here is the European Cup trophy“, wihhh, foto-foto!

Kunjungan singkat ke markas klub Aberdeen FC yang serba kebetulan ini menambah keyakinan saya kalau orang Skotlandia khususnya Aberdeen benar-benar ramah. Sempat saya kepikiran berapa kali mereka bilang “thank you” dan “sorry” dalam sehari, luar biasa ramahnya. Belum lagi mereka akan dengan senang hati menyapa kita di jalan saat berpapasan, meskipun umur kita jauh lebih muda dari mereka.

Setelah selesai foto-foto kami diantar sampai ke pintu gerbang masuk lapangan pertandingan oleh bapak tadi. Sebelum pisah, walau telat saya tanyakan nama bapak yang menemani kami tour singkat hari ini. “my name is Yule” sambil menyodorkan kartu nama. Tulisan kecil di kartu nama tepat di bawah nama Dr. George K Yule tadi terbaca “vice chairman!” Pantesan tadi para penjaga berjas tadi ngebolehin kami masuk dengan santai, ditambah lagi dengan senyum dari para penata ruangan makan yang tidak biasa. Ternyata pak Yule ini punya jabatan tinggi di klub! Maaf pak tadi malah minta tolong untuk ngambil foto-foto kami… dalam hati mikir gitu tapi tidak berani bilang karena masih grogi dengan jabatan beliau.

Kenapa dari awal gak kepikiran kalau yang bisa ngajak kita masuk-masuk gitu tanpa buat reservasi pasti bukan orang biasa! Dan yang lebih parah lagi, harusnya tadi foto sama pak Yule di rungan Ferguson! Lupa!

Yaudah kita nonton Aberdeen FC saja sekarang…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s